23 Mar
Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencetak sejarah baru di ajang Moto3 dengan meraih podium ketiga pada Grand Prix Brasil 2026 yang berlangsung di Sirkuit Autodromo Internacional Ayrton Senna, pada malam Ahad, 22 Maret 2026. Ini adalah hasil terbaik yang pernah diraih oleh pembalap Indonesia di pentas Grand Prix.
Di tengah balapan yang sempat terhenti karena bendera merah, Veda menunjukkan ketenangan dan konsistensi yang luar biasa. Pembalap yang tergabung dalam tim Honda Team Asia ini berhasil mengamankan posisi podium di belakang dua pembalap dari CFMOTO Gaviota Aspar Team, yaitu Máximo Quiles sebagai pemenang dan Marco Morelli di posisi kedua. “Luar biasa. Saya sempat kesulitan sebelum bendera merah dikibarkan, tetapi ini menjadi pencapaian terbesar saya sejauh ini,” ungkap Veda dalam wawancara usai balapan, sebagaimana dilaporkan oleh Antara.
Sejak awal balapan di Brasil, Veda menunjukkan performa yang menjanjikan. Ia memulai lomba dari posisi keempat dan langsung melesat ke posisi tiga di beberapa lap awal. Namun, ketatnya persaingan di kategori Moto3 membuatnya terlibat senggolan dengan pembalap lain, yang mengakibatkan ia terpuruk hingga posisi ketujuh.
Situasi semakin menantang ketika Veda turun ke peringkat sepuluh, tetapi ia mendapatkan momentum baru setelah pemimpin lomba, David Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP, mengalami kecelakaan. Insiden tersebut membuka kesempatan bagi Quiles untuk mengambil alih pimpinan balapan dengan jarak waktu yang sempat meluas hingga empat detik.
Drama berlangsung di lap ke-15 ketika bendera merah dikibarkan, menghentikan balapan sementara. Setelah jeda, balapan dilanjutkan dengan tambahan lima lap, dan Veda kembali memulai dari posisi ke-10.
Di sinilah kemampuan dan ketenangan Veda diuji. Ia memanfaatkan restart untuk memperbaiki posisinya secara bertahap, menyusul satu per satu pembalap di depannya hingga berhasil menembus posisi tiga besar. Veda mampu mempertahankan posisinya tersebut hingga garis finis. Sementara itu, Quiles tetap tampil dominan dan meraih kemenangan, diikuti oleh Morelli di posisi kedua.
Bagi Veda, pencapaian ini bukan hanya sekedar hasil balapan, tetapi juga merupakan langkah penting dalam kariernya. Ia juga berhasil memperbaiki catatan yang didapat pada seri pembuka Moto3 2026 di Thailand, di mana ia finis di posisi kelima. Dalam kesempatan tersebut, Veda menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Indonesia, sponsor, dan keluarga yang telah mendukungnya. “Saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia, sponsor, serta keluarga yang menyaksikan dari Indonesia. Ini sungguh luar biasa,” ujarnya dengan penuh rasa syukur.
Dengan pencapaian ini, diharapkan Veda Ega Pratama dapat terus mengukir prestasi di dunia balap internasional dan menjadi inspirasi bagi generasi muda pembalap Indonesia.
Proudly powered byWordPress. Theme byWeblizar.