21 Mar
Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid Al Bina, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, pada 1 Syawal 1447 Hijriah, yang jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi hadir bersama istrinya, Iriana Jokowi, serta Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia, Kaesang Pangarep.
Saat awak media menanyakan tentang makna Idul Fitri tahun ini, Jokowi menjawab dengan tegas, “Kesabaran, sudah,” ujarnya singkat. Pernyataan ini menunjukkan bahwa Jokowi ingin menekankan pentingnya kesabaran dalam menghadapi tantangan kehidupan, terutama di masa-masa sulit.
Sebelum perayaan, ajudan Jokowi, Komisaris Besar Syarif Muhammad Fitriansyah, telah mengonfirmasi bahwa pasangan Jokowi dan Iriana akan merayakan Lebaran di Jakarta. “Bapak dan Ibu (Jokowi dan Iriana) akan melaksanakan salat di GBK pada Sabtu, 21 Maret,” kata Syarif pada Jumat, 20 Maret 2026.
Namun, Syarif tidak dapat memastikan apakah Jokowi akan bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto dalam agenda halal bihalal setelah salat. Hal ini menambah ketegangan dan ketidakpastian menjelang pertemuan antara kedua tokoh politik tersebut.
Jokowi dan Iriana tiba di Jakarta pada Kamis, 19 Maret 2026, setelah melakukan perjalanan dari Solo. Keduanya direncanakan akan berada di Jakarta hingga 24 Maret 2026. Momen keberangkatan ini juga diposting oleh Jokowi melalui akun Instagramnya, di mana ia menyatakan bahwa Lebaran adalah waktu yang tepat untuk berkumpul dengan keluarga, terutama cucu-cucunya. “Untuk berkumpul dengan keluarga, melepas rindu, terutama dengan cucu-cucu yang selalu membawa keceriaan dan cerita baru,” tulis Jokowi di Instagram-nya.
Pada tahun lalu, Presiden ke-7 Indonesia tersebut merayakan Hari Raya Idul Fitri di Solo, Jawa Tengah. Bersama dengan Iriana, Jokowi menunaikan salat Idul Fitri di masjid yang terletak dekat kediaman mereka di Kelurahan Sumber. Hal ini menunjukkan tradisi Jokowi yang selalu menjaga kedekatan dengan keluarga dan akar budaya, meskipun telah menjabat sebagai presiden.
Makna kesabaran yang disampaikan Jokowi bisa jadi sangat relevan bagi masyarakat Indonesia, terutama di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini, mulai dari ekonomi hingga kesehatan. Dalam konteks ini, kesabaran menjadi kunci untuk menghadapi dan mengatasi berbagai permasalahan yang ada. Dengan menekankan kesabaran, Jokowi mengajak masyarakat untuk tetap optimis dan kuat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Perayaan Idul Fitri 2026 bagi Jokowi bukan hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga menjadi momen refleksi untuk mengingat pentingnya kesabaran. Dengan harapan bahwa seluruh masyarakat Indonesia dapat mengambil makna positif dari perayaan ini, Jokowi berharap Idul Fitri dapat menjadi titik balik untuk meningkatkan ketahanan dan solidaritas di antara rakyat.
Proudly powered byWordPress. Theme byWeblizar.